space iklan Anda, hubungi : 031-71930482 / 081 21 7475 660 atau email : neotuxer1031@gmail.com

Sunday, October 25, 2009

Al-Aqsha Membara, Tentara Israel Serang Jamaah Masjid


Kompleks Masjid Al-Aqsha kembali bergolak. Ratusan tentara Israel, Ahad (25/10), menyerang situs suci Umat Islam itu dengan memukuli jamaah umat Islam yang tengah beribadah. Pasukan Zionis menembakkan gas air mata, menembakkan peluru karet, dan melamparkan granat.

“Mereka menyerang jamaah dan menodai tempat suci itu
tanpa memedulikan norma kesopanan dan kemanusiaan,” ujar Adnan al-Husseini, petugas lembaga Muslim Wakf. “Mereka mengurung Masjid Aqsha dan mencegah kaum Muslim memasukinya.”

Menurut saksi mata, sedikitnya 10 warga Muslim Palestina terluka, beberapa di antaranya luka parah, dan lainnya sesak nafas karena menghirup gas air mata. Tentara Yahudi juga menahan 20 orang Palestina.

Tokoh Islam Jerusalem, Sheikh Muhammed Hussein, menggambarkan situasi tersebut sebahai “sangat berbahaya”. Ia mengingatkan keadaan di luar kendali. “Tentara Israel menggebuki setiap orang, termasuk wanita dan anak-anak,” ungkapnya seperti dikutip IslamOnline.net.

Para pemimpin Muslim Palestina menyerukan kaum Muslim sedunia berbuat sesuatu guna mempertahankan Al-Aqsha dari cengkaram Israel. Mereka mengingatkan rencana jahat kaum Yahudi ekstremis yang didukung tentara Israel terhadap Al-Aqsha.

Kaum Yahudi fanatik itu berusaha menguasai Al-Aqsha dengan berziarah ke makam Maimonides (Musa Ben Maymon), rabi Yahudi abad pertengahan, 843 tahun silam.

Pihak Palestinan mengatakan, tentara pendudukan Israel di Jerusalem dan Yahudi ekstremis bermain api. “Mereka berusaha membuktikan diri sebagai penguasa di sini, bahwa mereka memiliki kedaulatan di tempat suci umat Islam ini,” kata Hussein. “Tapi ini adalah tempat suci Islam eksklusif dan akan selalu tetap menjadi tempat suci umat Islam.”

Masjid Al-Aqsa adalah kiblat pertama umat Islam sebelum ke Ka’bah di Masjid Haram Makah. Ia menjadi tempat suci umat Islam ketiga setelah Makah dan Madinah. Nabi Muhammad Saw “transit” dalam Isra Mi’raj di Masjid Al-Aqsha.

Al-Husseini menggambarkan ulah tentara Zionis dan Yahudi ekstremis itu sebagai “agresi terhadap Islam dan tempat-tempat suci Islam” yang harus dihentikan warga dunia. “Kaum Muslim, pemerintahan negara-negara Islam, harus tidak bertindak cepat menghadang rencana Israel menguasai Al-Aqsha.” (iol/mel).

sumber : warnaislam.com

1 comments:

  • Unknown says:
    October 25, 2009 at 5:59 PM

    Mungkin banyak umat Muslim yang tidak tahu, bahwa setiap hari saudaranya yang Muslim di Palestina menjadi aksi kebrutalan pihak Yahudi. Jadi yang teroris sesungguhnya siapa?

Post a Comment